Pengobatan penyakit kanker dimana-mana menemui kendala yang sama. Kegagalan proses penyembuhannya banyak disebabkan oleh faktor daya tahan tubuh yang lemah dari si penderita. Namun kini, riset mendalam tentang kandungan Spirulina mengungkapkan bahwa salah satu jenis ganggang ini bisa menjadi stimulan penyembuhan kanker lewat kemampuannya meningkatkan daya tahan tubuh.Spirulina memang memiliki kandungan yang sangat lengkap, dan baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi manusia. Bayangkan, spirulina ternyata memiliki kandungan zat besi 58 kali lebih banyak dari sayur bayam, dan 18 kali lebih tinggi dari daging. Jenis ganggang yang satu ini juga mengandung beta karoten / carotene 25 kali lebih banyak dari wortel, dan 100 kali lebih banyak dari pepaya, di samping kandungan lain seperti vitamin, protein, mineral, lemak dan karbohidrat.
Oleh karena itu, Dr. Toni Sutomo, MPh menyimpulkan bahwa berkat segala kandungan tersebut, spirulina berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menunjang fungsi kardiovaskuler dan keseimbangan kolesterol. Ia juga baik untuk memperbaiki fungsi pencernaan, meningkatkan fungsi detoksifikasi serta mengurangi resiko kanker dengan melindungi tubuh dari racun bebas.
Memang, melalui penelitian lebih dari 40 tahun yang dilakukan lebih dari 4000-an peneliti terkemuka di seluruh dunia, berhasil menyimpulkan manfaat spirulina dalam memperbaiki dan mempertahankan kesehatan :
1. Membantu metabolisme tubuh
* Meningkatkan imunitas tubuh dari bahaya racun / benda asing (virus, bakteri) yang membahayakan tubuh, termasuk : bahaya racum borak dan formalin yang marak dewasa ini
* Memperbaiki sistem pencernaan
* Membantu fungsi dan kerja jantung dengan menjaga kadar kolesterol darah
* Membantu proses detoksifikasi tubuh secara alamiah
* Mengurangi resiko terserang kanker dengan meningkatkan kapasitas antioksidan tubuh
2. Membantu mengatasi gejala kekurangan sel darah (anemia
3. Membantu penyembuhan tukak lambuing (peptic ulser)
4. Mengurangi resiko penyakit jantung
5. Membantu menyembuhkan penyakit hepatitis yang kronis maupun akut
6. Bermanfaat untuk orang lanjut usia, yang umumnya menderita penyakit degeneratif kornis (tekanan darah tinggi / hipertensi, jantung koroner, asam urat tinggi, katarak, gangguan liver / ginjal, kencing manis / diabetes)
7. Mencegah dan membantu penyembuhan penyakit kanker.
8. Mencegah kerontokan rambut (karena mengandung Vitamin E, asam linoleat dan asam arachidonat yang merupakan asal lemak penting dalam menjaga kesehatan akar rambut)
9. Mempertahankan keindahan kulit.
Oleh karenanya, spirulina banyak disarankan untuk dikonsumsi oleh berbagai lembaga yang kredibel dalam dunia kesehatan :
1967. The International Conference on Applied Microbiology menyatakan bahwa Spirulina harus dipertimbangkan sebagai sumber makanan untuk masa yang akan datang
1974. PBB menyatakan dalam Konfrensi Pangan Sedunia bahwa spirulina adalah makanan paling ideal untuk manusia
1974. Food and Agricultural Organization (FAO) memperkenalkan spirulina sebagai makanan terbaik untuk hari esok
1981. Food and Drug Administration (FDA) dari Amerika Serikat menyatakan spirulina adalah produk makanan yang sehat dan bebas dari efek samping
1982. International Food Exposition (IFE) di Jerman memberikat predikat pada Spirulina sebagai makanan sehat alami terbaik.
1983. World Health Organization (WHO) mengintroduksikan spirulina dengan kategori produk sehat untuk abad 21
http://pengobatan.wordpress.com