Sinar
Harapan
Senin 6 agustus 2007
JAKARTA-Bunga rosela memang indah.
Warnanya yang cerah menyegarkan pemandangan jika ditanam
di halam rumah. Ternyata flora ini bukan saja berfungsi
sebagai penghias, melainkan juga memiliki khasiat
bagi kesehatan kita.
Bernama latin Hisbiscus sabdariffa, bunga ini berguna
untuk mencegah penyakit kanker dan radang, mengendalikan
tekanan darah, melancarkan peredaran darah dan melancarkan
buang air besar
Kelopak bunga rosela dapat diambil sebagai bahan
minuman segar berupa sirup dan teh, selai dan minuman,
terutama dari tanaman yang berkelopak bunga tebal.
Kelopak bunga tersebut mengandung vitamin C, vitamin
A, dan asam amino. Asam amino yang diperlukan tubuh,
18 diantaranya terdapat dalam kelopak bunga rosela,
termasuk arginin dan legnin yang berperan dalam proses
peremajaan sel tubuh.
Selain itu, rosela juga mengandung
protein dan kalsium. Selain itu, tetumbuhan yang
juga dikenal sebagai penghasil serat ini juga dapat
diolah menjadi campuran salad, poding, bahkan asinan.
Sebagai obat tradisional, rosela berkhasiat sebagai
antiseptik, aprodisiak, diuretik, pelarut, sedativ,
dan tonik. Sebuah penelitian yang dilakukan ilmuwan
dari Chung San Medical University di Taiwan, Chau-Jong
Wang, baru-baru ini menemukan satu metode baru untuk
mengurangi risiko penyakit jantung. Flora ini mampu
mengurangi jumlah plak yang menempel pada dinding
pembuluh darah. Tidak hanya itu, rosela juga memiliki
potensi untuk mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL).
Namun
begitu penemuan Chau-Jong Wang ini masih belum diuji
untuk tubuh manusia. Percobaan dilakukan pada sejumlah
tikus yang diberi makanan berkadar lemak tinggi dengan
resiko besar terkena serangan jantung. Lalu tikus
tersebut diberi ekstrak kembang sepatu dan hasilnya
menunjukkan betapa potensialnya tanaman ini Untuk
budi dayanya, tanaman rosela dapat diusahakan di segala
macam tanah, tetapi paling cocok pada tanah yang subur
dan gembur. Selama pertumbuhan, rosela tidak tahan
terhadap genangan air. Curah hujan yang dibutuhkan
untuk lahan tegal 800-1670 mm/5 bulan atau 180 mm/bulan.
Untuk informasi lengkap tentang
herbal..
Kunjungi : http://www.indonesiaherbal.com |